Media Sosial sebagai Media Belajar Daring bagi Siswa
Media Sosial sebagai Media Belajar Daring bagi Siswa
Chiesa Salsabila
Universitas Diponegoro
COVID-19 merupakan istilah dari Coronavirus Disease/penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus yang terjadi pada tahun 2019, salah satu wabah yang menggemparkan bagi seluruh penduduk Indonesia, bahkan dunia. Wabah ini bukan hanya mematikan, namun juga penyebarannya yang begitu cepat menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat. Selain itu, pandemi COVID-19 menyebabkan timbulnya perubahan di berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Perubahan tersebut terutama berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang melarang massa untuk mengadakan perkumpulan, menganjurkan jaga jarak, menghindari kontak langsung, membiasakan mencuci tangan dan memakai masker saat keluar rumah, serta meminimalisir kegiatan di luar rumah. Dengan adanya protokol kesehatan yang membatasi interaksi sosial antar sesama menyebabkan aktivitas sehari-hari juga mengalami perubahan metode.
Aktivitas yang melibatkan kumpulan orang-orang kini mulai dibatasi seperti bersekolah, bekerja, beribadah dan lain sebagainya. Pemerintah sudah mengimbau untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah untuk menekan angka pasien yang terpapar COVID-19. Menteri Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 pada Satuan Pendidikan dan Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (COVID-19) maka kegaiatan belajar dilakukan secara daring (online) dalam rangka pencegahan penyebaran coronavirus disease (COVID-19). (Menteri Pendidikan, 2020)
Sistem pembelajaran yang semula dilakukan secara langsung (tatap muka), sekarang dilakukan secara daring/online, dikenal juga dengan istilah WFH (Work From Home). WFH bukan hanya diperuntukkan bagi para pelajar dan mahasiswa, namun berlaku juga bagi para tenaga pengajar, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi. Sistem pendidikan secara daring tentu saja tidak lepas dari platform penyedia layanan komunikasi online, baik melalui chat, panggilan video, maupun video pembelajaran. Berikut beberapa platform yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran secara online :
- YouTube
YouTube merupakan sebuah platform video online yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Berbagai macam video dapat ditemui di YouTube mulai dari video tutorial hingga animasi, semua tersaji di YouTube. Sebagai seorang pelajar, kita juga bisa mengakses YouTube dengan tujuan mencari ilmu. Berikut beberapa channel YouTube yang menyajikan video-video pembelajaran terutama bagi pelajar SD hingga SMA :
Ø Quipper Indonesia
Ø Zenius Education
Ø Ruangguru Bimbel Online No.1
Ø Tanya-tanya.com
Ø Sains Bro
Ø Ayo Mikir
Ø Nous id
Ø SmarterIndo
Selain YouTube, Instagram juga salah satu media sosial yang paling banyak dipakai saat ini. Kebanyakan para pengguna instagram menggunakan akunnya untuk memposting foto atau video yang kebanyakan merupakan foto dan video pribadi pemilik akun dengan tujuan tidak lain untuk menunjukkan eksistensi mereka di sosial media. Namun, ada juga beberapa akun instagram yang digunakan sebagai media e-commerce (jual-beli online), media penyedia hiburan, dan media belajar, serta masih banyak lagi. Berikut beberapa akun instagram yang bisa difollow untuk menambah pengetahuan :
Ø @physicsfun, akun instagram yang menyajikan fisika menjadi sangat menarik dan aplikatif, berisi video-video praktik ilmu fisika.
Ø @GaleriSejarah, akun instagram yang menyajikan sejarah kehidupan para pahlawan memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, kisah tokoh-tokoh nasional, transportasi zaman dulu, dan tempat-tempat bersejarah.
Ø @Lifehacks, akun instagram yang menyajikan tutorial membuat suatu barang yang dapat dimanfaatkan di kehidupan sehari-hari/DIY (Do It Yours).
Ø @kelaspintar_id, akun instagram yang menyajikan materi-materi belajar bagi siswa SD, SMP, dan SMA.
Di tengah segala keterbatasan dalam melakukan aktivitas di luar ruangan akibat pandemi bukan berarti menjadi penghalang bagi kita semua untuk melaksanakan kegiatan belajar. Dengan adanya media sosial, kita bisa belajar dimana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada mata pelajaran akademik saja, banyak yang bisa kita pelajari asalkan kita mau mencari referensi. Hal tersebut tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi kita untuk semakin giat menimba ilmu dan menambah wawasan.
DAFTAR PUSTAKA
Sritopia, 2017. https://www.quipper.com/id/blog/tips-trick/your-life/ini-akun-instagram-untuk-kamu-belajar-seru-di-media-sosial-wajib-follow/ (diakses pada 15 Agustus 2020).
Tarmizi, Mudiyanto., 2020. https://www.idntimes.com/life/education/muhammad-tarmizi-murdianto/channel-youtube-indonesia-yang-cocok-untuk-belajar-di-rumah (diakses pada 15 Agustus 2020).
Wahyu, 2020. Mendikbud Nadiem Makarim Dinyatakan Negatif Corona, Ini Pesan Nadiem. https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/19/195028871/mendikbud-nadiem-makarim-dinyatakan-negatif-corona-ini-pesan-nadiem?page=all (diakses pada 20 Agustus 2020).
Komentar
Posting Komentar