Pemanfaat Media Sosial untuk Menciptakan Generasi Cerdas Digital
Imanniar Yulmar Aulia
Universitas Diponegoro
Pada
awalnya, sosial media adalah ruang atau wadah komunikasi dan informasi bagi
banyak orang yang berhalangan jarak. Namun lambat laun, seiring dengan
perkembangannya yang begitu pesat, sosial media berubah menjadi suatu kebutuhan
untuk seluruh lapisan masyarakat di penjuru dunia. Hal ini adalah awal dimana
anak-anak bisa mengenal sosial media. Sebenarnya, sosial media sendiri memiliki banyak manfaat.
Apalagi untuk anak-anak yang tumbuh di era digital seperti saat ini.
Namun,
tak jarang orang tua atau orang dewasa yang berada di sekeliling anak-anak
berusia di bawah 13 tahun lupa akan pentingnya membekali anak untuk bijak dalam
menggunakan sosial media. Banyak cara yang mereka lakukan untuk bisa memilki
akun sendiri di jejaring sosial, seperti facebook, instagram, dan twitter.
Padahal, dalam peraturan yang sudah di tetapkan, anak boleh memiliki akun
sendiri di jejaring sosial setelah mereka menginjak usia 13 tahun. Hal ini yang
nantinya akan menjadi ancaman bagi orang tua terhadap perkembangan anak, khususnya
pendidikan.
Lalu
mengapa anak di era digital seperti sekarang ini ingin sekali memiliki sosial
media sendiri bahkan saat dirinya masih berusia dibawah 13 tahun?
Hal ini disebabkan oleh keinginan mereka untuk mendapatkan apa yang tidak
mereka dapatkan di dunia realita. Edukasi yang kurang dari orang tua untuk anak
usia dini dan juga pendidikan formal yang hanya mengajarkan pelajaran teori ini
lah yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Mereka memilih bermain sosial media
untuk menutupi kekosongan yang tidak bisa mereka dapatkan dari dunia
realitanya. Seperti gemar selfie, bermain game, atau sekedar melihat video
K-Pop yang akhir-akhir ini juga sedang marak diperbincangkan masyarakat,
khususnya masyarakat Indonesia.
Sosial
media memang tidak bisa lagi lepas dari manusia di era sekarang ini. Namun, upaya
untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan adalah pengaruh
terhadap pendidikan anak yang perlu kita semua perhatikan. Bijak dalam
penggunaan sosial media adalah salah satu cara untuk terus mengembangkan
pendidikan anak melalui sosial media. Menyebar informasi bermanfaat seperti
berita aktual yang tidak mereka dapatkan di dunia relita dan memberikan
tips-tips yang bisa di aplikasikan secara langsung oleh anak bisa juga menjadi
pengaruh positif untuk perkembangan otak anak.
Sebenarnya,
melalui sosial media, anak dapat mengembangkan kecerdasan berfikirnya. Mereka
dapat memilih mana yang bagus untuk dikonsumsi dan mana yang tidak. Dari
informasi yang hanya mereka dapatkan melalui sosial media ini lah yang juga
memberikan pengaruh positif lainnya seperti membangun kreativitas anak dan juga
melatih anak untuk berfikir kritis. Dari pengaruh positif itulah yang nantinya
banyak menciptakan generasi-generasi yang cerdas digital. Namun, karena usianya
yang belum cukup, kita sebagai orang dewasa harus selalu mendampingi dan memberikan
aturan waktu saaat mereka bermain sosial media. Menjaga mereka agar tidak
menyalah gunakan sosial media memang sangat penting. Selain banyak mendapat
manfaat, mereka juga bisa memiliki pengaruh negatif atau informasi negatif dari
sosial media. Hal ini lah yang perlu kita cegah dengan mendampingi anak-anak
saat bersosial media.
Keterkaitan
pendidikan anak melalui sosial media juga di manfaatkan guru pada masa pandemi
ini. Mereka bisa melakukan pendidikan jarak jauh melalui video call atau meet
di sosial media. Banyak kesempatan yang bisa didapatkan anak seperti lebih tau
banyak fitur-fitur di sosial media yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Ini
dapat mengembangkan kreativitas anak secara terus menerus. Maka dari itu,
hal-hal positif ini lah yang perlu kita pertahankan untuk menciptakan
generasi-generasi yang cerdas digital.

Semoga tambah majuuuu 👍🏻
BalasHapus