Pendidikan Karakter dan Budaya di Tengah Pembelajaran Online
Nurul
IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Video selengkapnya: https://www.youtube.com/channel/UCiR9QGcdO-m-u1vyE3QSxmg/
Masyarakat Indonesia yang dikenal akan budaya dan kearifan lokalnya menjadikan bangsa ini terkenal sebagai bangsa yang besar dan penuh dengan nilai-nilai budaya, norma ,dan tata kramanya. Namun derasnya arus globalisasi dan modernisasi dikhaatirkan dapat mengakibatkan terkikisnya rasa kecintaan terhadap kebudayaan lokal. Dalam hal ini, diperlukan suatu langkah strategis untuk meningkatkan rasa cinta dan peduli terhadap kearifan budaya lokal kepada para generasi penerus bangsa.
Kebudayaan memiliki posisi penting dalam mengelola perilaku manusia secara utuh. Perilaku tersebut didasarkan pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bangsa dan agama. Agar eksistensi budaya tetap kukuh, maka perlu ditanamkan rasa cinta akan kebudayaan lokal kepada generasi penerus bangsa. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan cara memasukkan nilai-nilai kearifan budaya lokal dalam proses pembelajaran, Dengan mengaplikasikan secara optimal Pendidikan Karakter dan budaya dalam proses pembelajaran diharapkan siswa menjadi pribadi yang memiliki nilai moral, tata karma, dan cinta akan budaya bangsa.
Saat ini sepertinya cukup sulit untuk mengaplikasikan hal tersebut. Dengan diterapkannya sistem pembelajaran online tidak dapat dipungkiri ada beberapa kelemahan dari sistem pembelajaran tersebut.. Padahal pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Pasal I UU Sisdiknas tahun 2003 menyatakan bahwa diantara tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia. Pendidikan yang tidak dibarengi dengan pendidikan karakter diibaratkan seperti ilmu tanpa agama, ada isinya tetapi tidak ada pegangan atau yang mengontrol isi didalamnya.
Salah satunya adalah bagaimana cara menerapkan pendidikan karakter dan budaya kepada siswa di tengah pembelajaran online saat ini. Karena yang kita tahu sistem pembelajaran online yang tidak saling tatap muka antara pendidik dan peserta didik sehingga tidak terjadi interaksi secara langsung. Padahal peserta didik tidak hanya butuh materi pelajaran yang bersifat kognitif melainkan juga butuh materi tentang nilai-nilai karakter dan budaya yang terapannya dalam segi afektif dan psikomotorik.
Meskipun sulit, sebagai seorang pendidik kita harus mencoba untuk sedikit memasukkan nilai-nilai karakter dan budaya kedalam pembelajaran. Menurut penulis beberapa cara yang bisa dilakukan diantaranya adalah memberikan postingan/konten yang mendidik yang berkaitan dengan pendidikan karakter dan budaya di social media dengan caption yang menarik. Kemudian dalam proses pembelajarannya kita biasakan menggunakan bahasa yang sopan, baik, dan benar entah dalam menjawab ataupun menulis pesan. Kita juga bisa merekomendasikan kepada peserta didik mengenai channel youtube, instagram, atau film yang kontennya mengedukasi budaya dan karakter. Misalnya merekomendasikan film tanah cita-cita. Dalam pembelajaran online pendidikan karakter dan budaya bisa kita berikan dengan cara kita bersosial media.
Sebenarnya pendidikan karakter dan budaya tidak hanya bisa diberikan di sekolah akan tetapi bisa juga diberikan oleh orangtua dan lingkungan sekitarnya. Karena karakter seseorang sudah terbentuk sebelum anak tersebut mengenyam pendidikan sekolah. Kemudia untuk pendidikan karakter sendiri memang tidak lepas dari budaya ditempat dia tinggal. Untuk pendidikan karakter dan budaya sendiri diperlukan dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam pendidikan. Sebab peran aktif semua unsur yang terkait seperti guru, orang tua dan masyarakat akan memudahkan sekaligus mengarah dan membentuk pola pendidikan karakter berdasarkan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Keterkaitan pendidikan anak dengan karakter dan budaya membuat kita sebagai pendidik memiliki tanggung jawab besar agar melahirkan genersi penerus bangsa yang memiliki nilai-nilai luhur bangsa, tata krama, dan sopan santun yang tidak pernah melupakan budayanya serta cinta terhadap tanah air. Jika tidak ditanamkan pendidikan karakter dan budaya sejak dini entah apa yang akan terjadi pada bangsa ini kedepannya. Karena seyogyanya pendidikan idalah seni untuk membuat manusia semakin berkarakter. Diharapkan pendidikan saat ini bisa membuat seseorang menjadi lebih berkarakter yang mampu bersaing secara global.
Komentar
Posting Komentar